Detail Lowongan
PLANT & PROCESS OPERATION ENGINEER / LEAD
Informasi lengkap posisi yang tersedia di PT Lycon Asia Mandiri.
Kembali ke Daftar Lowongan
Lamar Sekarang
Berpengalaman
Plant & Process Operation Engineer / Lead
Deskripsi Pekerjaan
Melaksanakan fungsi engineering dan technical support terkait operasi plant dan proses industri, termasuk analisis proses, troubleshooting, monitoring performa, evaluasi parameter operasi, serta rekomendasi perbaikan pada fasilitas seperti kiln, smelter, power plant, mineral processing, maupun fasilitas proses industri lainnya; sampai dengan memastikan proses operasi dan pemeliharaan dapat berjalan secara efektif, aman, stabil, efisien, dan sesuai kebutuhan kontraktor Operation & Maintenance dengan mengutamakan kaidah keselamatan yang ada. Posisi ini ditujukan untuk kandidat yang tidak hanya memahami bagaimana suatu proses plant seharusnya berjalan, tetapi juga mampu memahami bagaimana proses tersebut dijalankan, dikendalikan, dianalisis, diperbaiki, dan dikoordinasikan pelaksanaannya di lapangan. Kandidat diharapkan memiliki pemahaman proses yang luas dan adaptif, tidak terbatas hanya pada satu jenis plant, satu jenis smelter, satu jenis equipment, atau satu pengalaman project tertentu.
Tugas & Tanggung Jawab
1. Plant & Process Operations Analysis · Melakukan analisis terhadap proses operasi plant berdasarkan parameter operasi, data performa, kondisi aktual lapangan, serta kebutuhan operasional. · Memahami hubungan antara alur proses, equipment utama, utility, kapasitas produksi, konsumsi energi/material, dan kondisi operasi aktual. · Mengidentifikasi potensi deviasi proses, bottleneck, penurunan performa, abnormal condition, serta ketidaksesuaian proses yang dapat mempengaruhi kelancaran operasi. · Memberikan rekomendasi teknis untuk menjaga proses operasi tetap aman, stabil, efisien, dan sesuai target operasional. 2. Troubleshooting & Technical Support · Melakukan identifikasi awal terhadap permasalahan proses pada equipment, line, utility, maupun area plant terkait. · Memberikan dukungan teknis dalam proses troubleshooting bersama tim operation, maintenance, mechanical, electrical, instrument, HSE, dan tim project/site. · Menyusun analisis penyebab masalah dan memberikan alternatif solusi yang aplikatif sesuai kondisi lapangan. · Mampu melakukan analisa terhadap maintenance equipment secara berkala terkait komponen-komponen yang ada. 3. Operation & Maintenance Interface · Mendukung kebutuhan Operation & Maintenance dalam memahami hubungan antara kondisi proses, equipment, preventive maintenance, corrective maintenance, downtime, dan performa operasi. · Berkoordinasi dengan tim maintenance untuk memastikan aktivitas perawatan, perbaikan, dan pekerjaan lapangan tetap mempertimbangkan kestabilan proses operasi. · Membantu mengevaluasi dampak teknis dari pekerjaan maintenance terhadap proses operasi plant. · Menjadi penghubung teknis antara aspek proses operasi dan pelaksanaan pekerjaan maintenance di lapangan. 4. Process Improvement & Optimization · Mengidentifikasi peluang improvement pada proses operasi, efisiensi energi, konsumsi material, reliability, downtime, produktivitas, dan kestabilan plant. · Memberikan usulan perbaikan terhadap metode operasi, parameter proses, sequence kerja, koordinasi teknis, maupun sistem monitoring. · Mendukung pelaksanaan improvement proses berdasarkan data aktual, analisis teknis, kebutuhan operasional, dan kondisi lapangan. · Membantu mengevaluasi efektivitas hasil improvement terhadap performa operasi plant. 5. Technical Documentation & Reporting · Menyusun laporan teknis terkait kondisi proses, hasil analisis, temuan lapangan, rekomendasi perbaikan, dan tindak lanjut teknis. · Membantu menyiapkan dokumen teknis seperti process review, operating parameter summary, troubleshooting report, root cause analysis, method statement, technical note, dan dokumen pendukung lainnya. · Memastikan dokumentasi teknis tersusun dengan baik dan dapat digunakan sebagai dasar evaluasi maupun pengambilan keputusan. 6. Field Coordination & Execution Support · Memberikan dukungan teknis kepada tim lapangan dalam memahami kondisi proses, risiko teknis, dan tindakan yang diperlukan. · Memastikan rekomendasi teknis dapat diterjemahkan menjadi langkah kerja yang realistis dan dapat dilaksanakan di lapangan. · Untuk level Lead, mengarahkan engineer atau tim terkait dalam analisis teknis, penyusunan rekomendasi, dan tindak lanjut pekerjaan di lapangan. 7. Compliance, Safety & Risk Awareness · Memastikan rekomendasi dan pelaksanaan pekerjaan mempertimbangkan aspek keselamatan, risiko operasi, prosedur kerja, dan ketentuan HSE. · Mendukung identifikasi risiko teknis yang dapat berdampak pada proses, equipment, keselamatan kerja, atau kelangsungan operasi plant. · Memastikan seluruh aktivitas teknis dilakukan sesuai SOP, standar engineering, kebijakan perusahaan, dan ketentuan client. · Mendorong pelaksanaan pekerjaan yang aman, terkendali, dan sesuai prinsip good engineering practice. 8. Continuous Improvement · Mengusulkan perbaikan proses kerja, metode analisis, sistem monitoring, dan dokumentasi teknis yang mendukung efektivitas Operation & Maintenance. · Mendukung proses pengembangan knowledge sharing terkait process plant, troubleshooting, plant performance, dan lesson learned dari project/site. · Berperan aktif dalam peningkatan kompetensi teknis tim berdasarkan pengalaman lintas plant dan lintas proses industri. · Membantu membangun pendekatan kerja yang lebih sistematis, efektif, dan berbasis data dalam pengelolaan plant dan process operations.
Syarat Umum
Kualifikasi dasar yang wajib dimiliki: 1. Minimal S1 di bidang Teknik Kimia, Teknik Mesin, Teknik Metalurgi, Teknik Elektro, Teknik Industri, atau bidang teknik lain yang relevan dengan proses plant industri. 2. Memiliki pemahaman mengenai proses operasi plant industri, termasuk parameter operasi, alur proses, equipment utama, utility, dan hubungan antar sistem dalam plant. 3. Memiliki kemampuan analisis teknis terhadap masalah proses, performa operasi, downtime, bottleneck, abnormal condition, dan potensi improvement. 4. Mampu membaca dan memahami dokumen teknis seperti PFD, P&ID, process flow, equipment data, operating parameter, manual equipment, dan technical report. 5. Memiliki pemahaman terhadap hubungan antara operation, maintenance, engineering, HSE, dan kebutuhan pelaksanaan pekerjaan di lapangan. 6. Mampu memberikan rekomendasi teknis yang tidak hanya bersifat konseptual, tetapi juga dapat diterapkan secara praktis di lapangan. 7. Memiliki kemampuan komunikasi dan koordinasi yang baik dengan tim operation, maintenance, project, client, vendor, dan fungsi pendukung lainnya. 8. Mampu bekerja dalam lingkungan site/project, termasuk kondisi kerja yang dinamis, multi-disiplin, dan berorientasi pada penyelesaian masalah. 9. Memiliki kedisiplinan dalam penyusunan laporan, dokumentasi teknis, dan tindak lanjut pekerjaan. 10. Memiliki pemahaman dasar terhadap aspek keselamatan kerja, risiko proses, dan kepatuhan terhadap SOP/HSE. 11. Mampu menggunakan Microsoft Office, terutama Excel, untuk pengolahan data operasi, rekap parameter, analisis sederhana, dan penyusunan laporan. 12. Bersedia ditempatkan atau melakukan perjalanan dinas ke site/project sesuai kebutuhan perusahaan.
Syarat Khusus
Nilai tambah / preferred qualification: 1. Memiliki pengalaman kerja di area plant process, operation, maintenance, engineering, commissioning, technical support, atau plant performance pada industri kiln, smelter, power plant, mineral processing, petrochemical, cement, mining, atau industri proses lainnya. 2. Diutamakan memiliki pengalaman lintas plant atau lintas jenis proses industri, sehingga tidak terbatas hanya pada satu jenis fasilitas, satu jenis smelter, satu equipment, atau satu pengalaman project tertentu. 3. Memahami proses troubleshooting pada plant industri, termasuk identifikasi penyebab masalah, analisis dampak proses, dan rekomendasi tindakan korektif. 4. Memiliki pengalaman dalam mendukung pekerjaan Operation & Maintenance, baik dari sisi analisis teknis, koordinasi lapangan, improvement proses, maupun evaluasi performa plant. 5. Familiar dengan konsep process optimization, reliability improvement, energy efficiency, production stability, downtime reduction, dan root cause analysis. 6. Memiliki pengalaman dalam penyusunan laporan teknis, technical recommendation, method statement, operating review, atau dokumen engineering lainnya. 7. Memahami interface antara process, mechanical, electrical, instrument, automation/control, dan HSE dalam lingkungan plant industri. 8. Memiliki pengalaman melakukan review parameter operasi, data historis, trend operasi, logsheet, maupun laporan performa plant menjadi nilai tambah. 9. Memiliki kemampuan menggunakan software pendukung analisis data, spreadsheet, dashboard sederhana, atau tools engineering menjadi nilai tambah. 10. Memiliki pengalaman di perusahaan EPC, konstruksi, industrial services, manufacturing, mining, atau kontraktor Operation & Maintenance menjadi nilai tambah. 11. Untuk level Lead, memiliki pengalaman memimpin atau mengarahkan tim engineer, memberikan technical review, menyusun rekomendasi teknis, serta menjadi focal point teknis dalam koordinasi dengan client atau site team. 12. Untuk level Lead, mampu memberikan arahan teknis kepada engineer, melakukan review pekerjaan, serta memastikan tindak lanjut teknis berjalan sesuai prioritas, risiko, dan kebutuhan project/site.
Tertarik dengan posisi Plant & Process Operation Engineer / Lead?
Daftarkan diri dan kirimkan lamaran Anda sekarang sebelum batas waktu berakhir.